Wednesday, June 27, 2012

Fakta : Pendukung Utama Internet Adalah Ponsel

VIVAnews - Perkembangan teknologi ponsel ikut memberikan kontribusi terhadap perkembangan popularitas internet di Indonesia. Berdasarkan hasil riset tahunan Yahoo TNS Net Index, ponsel diketahui mengambil alih peran warung internet (warnet) sejak tahun lalu.
Kini, ponsel menjadi alat pengakses internet yang dominan digunakan oleh pengguna dengan pencapaian 62 persen.

Kontribusi ponsel dalam pertumbuhan internet juga dapat dilihat dari meningkatnya penggunaan ponsel untuk akses internet. Jika di tahun 2011 tercatat penggunaan 8 jam per minggu, kini menjadi 10 jam per minggu pada 2012.
Penggunaan ponsel ini menempatkan internet menjadi media kedua terpopuler setelah televisi. Bahkan internet mengalahkan media komunikasi tradisional yang sudah mengakar kuat di masyarakat, seperti koran, radio, majalah, maupun sinema.

"Orang lebih banyak menggunakan waktu dengan ponsel," kata Hansal Savla, Technical Advisor TNS Indonesia dalam pemaparan hasil studi di Kantor Yahoo Indonesia, Jakarta 26 Juni 2012.

Akses internet melalui ponsel juga diketahui mengalahkan akses internet melalui laptop dengan memanfaatkan WiFi, internet di kafe maupun di ruang publik.

Peningkatan penggunaan ponsel juga disebabkan meningkatnya kepemilikan ponsel pintar (smartphone) dan ponsel fitur canggih yang masih terjangkau. "Kontribusi ponsel fitur masih dominan untuk akses internet meski mengalami penurunan 10 persen dari 96 persen tahun lalu menjadi 86 persen saat ini," kata Jhoni Tuerah, Associate Client Advisor TNS Indonesia.

Sedangkan ponsel pintar, tambah Jhoni, mengalami tren kenaikan mencapai 12 persen, dari 8 persen pada 2011 menjadi 20 persen tahun 2012. Sedangkan untuk ponsel fitur,  Jhoni menjelaskan, kategori yang dimaksud dilihat dari sisi fitur yang diberikan ponsel yang memiliki kemampuan akses internet meski terbatas.

Pencapaian akses melalui ponsel pintar masih di atas perangkat tablet. Meski begitu, tablet juga mengalami kenaikan penggunaan akses dari 2 persen pada 2011 menjadi 7 persen pada 2012.

Dengan tren perkembangan akses melalui ponsel, Yahoo berharap para perusahaan pengiklan harus melihat serta menyesuaikan dengan tren digital saat ini.

Yahoo Net Index Study merupakan studi tahunan yang melibatkan TNS, perusahaan global riset global. Studi ini menggunakan teknik multi stage probability sampling dengan responden 3365 dari survei media umum dan 1762 responden dari survei internet media di kota-kota besar, Jakarta, Bodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Palembang, Makassar, Yogyakarta dan Denpasar. Studi dilakukan sepanjang Desember 2011 sampai Januari 2012 dengan metodologi tatap muka. (eh).

Source  : http://teknologi.vivanews.com/news

HOT INFO

Anda ingin mencari refrensi dan contoh program lengkap ? Kami ada. Sekarang Anda bisa mencari Berita Teknologi Informasi di situs ini : www.panduanSkripsi.net. Koleksi program lengkap di sana, proyek PHP dan MySQL, juga jQuery dan Framework. Bukunya juga ada.

No comments:

Post a Comment